Wonosobo — Sebuah video berdurasi satu menit yang memperlihatkan Ketua DPRD Wonosobo, Eko Prasetyo Heru Wibowo salah dalam mengucapkan sila kedua Pancasila saat menghadapi massa demonstran, viral di media sosial. Peristiwa tersebut terjadi dalam aksi unjuk rasa Aliansi Rakyat Wonosobo Bersatu di depan Kantor Bupati pada Sabtu (30/8/2025) lalu.
Rekaman video berdurasi 1 menit yang diunggah akun Instagram Info Cepat Wonosobo telah mendapatkan suka 33,8 ribu, komentar 1,2 ribu lebih dan telah 11,3 ribu kali dibagikan.
Dalam video tersebut, Eko tampak berdiri bersama ajudan dan polisi, di hadapan ratusan massa di depan Kantor Bupati Wonosobo. Saat diminta untuk mengucapkan Pancasila, Eko dengan percaya diri mengajak massa mengikuti ucapannya.
"Baik temen-temen. Mau menirukan Po?" ucapnya.
Namun saat tiba pada sila kedua, Eko salah mengucapkan:
"Pancasila, satu Ketuhanan Yang Maha Esa, Dua keadilan sosial bagi seluruh Indonesia," ucapnya dalam video tersebut
Sontak, kerumunan massa bersorak dan menertawakan momen tersebut. Beberapa orang langsung merekam dengan ponsel. Suasana sempat riuh meski tetap terkendali.
Anggota DPRD Wonosobo yang berada di belakangnya, segera membisikkan koreksi ke telinga Eko. Setelah itu, Ketua DPRD Wonosobo periode 2024–2029 ini melanjutkan pembacaan Pancasila dengan benar hingga selesai.
Video tersebut viral dan mendapatkan beragam komentar publik di media sosial.
"Pancasila aja harus dituntun," tulis akun @lisk****
"Astagfirullah, Pancasila saja gak hafal, bagaimana mau mengamalkannya," komentar akun lain @dwir****
Saat dikonfirmasi, Ketua DPRD Wonosobo, Eko Prasetyo mengakui kesalahan tersebut dan menyampaikan permintaan maaf kepada publik.
"Kami mohon maaf, waktu itu kami kurang fokus," ungkapnya.
Eko menambahkan bahwa saat itu dirinya sudah mendampingi aksi selama empat jam, dan mengaku kelelahan.
"Saya sudah menemani temen-temen 4 jam. Fisik saya juga ada gula, kemungkinan naik, Mas," tambahnya.
Meski terjadi insiden tersebut, jalannya aksi tetap berlangsung damai. Eko tetap mendampingi Bupati Wonosobo menandatangani dokumen pernyataan sikap bersama Kapolres, yang kemudian diserahkan ke perwakilan massa dan dikirim ke Senayan melalui Kantor Pos.