Logo Logo
About Us

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam.

Read More

Address: 301 The Greenhouse London,
E2 8DY UK

Phone: 820-885-3321

Email: support@domain.com

Unjuk Rasa Wonosobo Ricuh, Simulasi Pengamanan Polres

Ratusan personil Polres Wonosobo mengikuti simulasi pengamanan unjuk rasa di gedung DPRD setempat.

Wonosobo — Halaman depan Gedung DPRD Wonosobo mendadak menjadi pusat perhatian, Jumat 22 Agustus 2025. Sejumlah warga menyampaikan aspirasinya, hingga situasi massa yang mulai memanas. Unjuk rasa di Wonosobo ricuh. Suasana diperkeruh dengan dorong-mendorong pagar DPRD antara petugas kepolisian dengan warga.


Namun di bawah kendali pasukan, kondisi berhasil diamankan. Pola komunikasi, penyekatan, dan langkah antisipatif ditunjukkan secara sistematis, mengacu pada prosedur resmi.


Kejadian ini bukan karena aksi protes sungguhan, melainkan simulasi unjuk rasa yang digelar oleh Polres Wonosobo sebagai bagian dari pelatihan pengamanan demonstrasi.


"Ini sebagai bentuk antisipasi apabila terjadi unjuk rasa sungguhan di Wonosobo. Kami ingin setiap anggota siap, terampil, dan profesional," kata Kapolres Wonosobo, AKBP M Kasim Akbar Bantilan.


Menurutnya, kegiatan ini melibatkan tak kurang dari 300 personel, berasal dari Dalmas Inti, Raimas, hingga satuan pendukung lainnya. Mereka dilatih menghadapi potensi aksi massa yang bisa berubah eskalatif.


Lebih lanjut ia menegaskan, bahwa kegiatan ini bukanlah seremoni, melainkan bentuk kesiapsiagaan penuh aparat terhadap dinamika sosial di lapangan.


"Sebagaimana rekan-rekan lihat, kami latihkan keterampilan anggota dalam pengendalian massa, khususnya keterampilan Dalmas," kata Kasim.

Ia menambahkan, simulasi ini penting untuk mengasah kepekaan anggota terhadap prosedur standar operasional (SOP) dalam setiap tahap pengamanan.


"Garis besarnya bagaimana caranya agar anggota bekerja sesuai SOP. Kalau sudah terlatih, mereka tahu apa yang harus dilakukan dan di mana posisinya," jelasnya.


Simulasi ini juga merupakan tindak lanjut dari arahan Kapolda Jawa Tengah agar jajaran Polres terus meningkatkan kapasitas teknis personel di lapangan.


"Arahan dari pimpinan jelas, setiap personel harus mahir dan terlatih. Karena tantangan pengamanan sekarang tidak bisa hanya andalkan kekuatan, tapi juga strategi," ujar Kasim.


Kapolres berharap, latihan ini juga menjadi sinyal positif bagi masyarakat bahwa kepolisian siap menjaga situasi kamtibmas di Wonosobo.


"Kami ingin masyarakat tenang, percaya bahwa Polri hadir menjaga ketertiban. Semoga Wonosobo tetap aman dan semua bisa hidup tentram dan damai," tutupnya.

Media Sosial

Facebook
Twitter
Instagram
Youtube