PURWOREJO — Hibah bantuan sosial (bansos) senilai Rp4 miliar kembali disalurkan Pemkab Purworejo di tahun 2025. Bansos ini difokuskan untuk penanganan kemiskinan dan kesejahteraan keluarga yang bersumber dari APBD.
Bupati Purworejo Yuli Hastuti SH menyerahkan langsung bansos tersebut di Pendapa Kabupaten Purworejo, Selasa 12 Agustus 2025 lalu. Selain bansos juga diserahkan sejumlah bansos lainnya.
Antara lain bantuan program keberlanjutan penuntasan kemiskinan (PKPK) dari Bank Jateng dan pentasyarufan dana zakat, infaq, dan shodaqoh (ZIS) Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Purworejo.
Menurut Kepala Bidang Pemberdayaan Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinas Sosial, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinsosdaldukkb) Kabupaten Purworejo, Sarinah SKM MM, pemberian bansos ini merupakan salah satu upaya penanganan kemiskinan dan kesejahteraan keluarga.
Anggaran hibah bantuan sosial berasal dari APBD Kabupaten Purworejo Tahun Anggaran 2025 dengan total Rp4.010.128.000, yang terbagi untuk 169 Kelompok Usaha Bersama (KUB) sejumlah Rp3,38 miliar, 9 lembaga kesejahteraan sosial/lembaga kesejahteraan sosial anak non pemerintah sejumlah Rp556.928.000, 14 Penerima Manfaat Jaminan Hidup Rp43,2 juta dan untuk 2 KUB Disabilitas sejumlah Rp30 juta.
“Sedangkan untuk bantuan PKPK Bank Jateng sejumlah Rp160.725.000 untuk bantuan modal usaha dan sebagainya. Dan untuk pencegahan stunting dari Baznas menyalurkan dana sejumlah Rp130 juta,” sebutnya.
Bupati Purworejo dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini memiliki arti penting dalam upaya penanggulangan kemiskinan, penguatan ekonomi kerakyatan, dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Dengan bantuan yang disalurkan, diharapkan semakin banyak masyarakat yang terbantu.
"Terutama untuk memperbaiki taraf hidup, mendapatkan akses pendidikan dan kesehatan yang lebih baik, serta memenuhi kebutuhan dasar secara layak," katanya seperti dikutip dari magelang ekspres.
Diungkapkan, kegiatan ini merupakan wujud nyata kolaborasi untuk mendukung kesejahteraan keluarga dan pencegahan stunting di Kabupaten Purworejo.
Pihaknya menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Purworejo berkomitmen penuh untuk terus melaksanakan program-program penanggulangan kemiskinan, penguatan ekonomi kerakyatan, dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.
"Hal ini sesuai dengan arah kebijakan dan sasaran yang tertuang dalam RPJMD. Saya harap bantuan ini dimanfaatkan secara optimal, bijak, dan produktif," imbuhnya.
Lebih lanjut Bupati mengajak untuk terus menjaga sinergitas antara pemerintah, DPRD, lembaga, dunia usaha, dan seluruh elemen masyarakat.
“Hal ini penting untuk mewujudkan Purworejo yang lebih baik, sejahtera, dan berdaya saing pada masa depan,” tandasnya.