Logo Logo
About Us

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam.

Read More

Address: 301 The Greenhouse London,
E2 8DY UK

Phone: 820-885-3321

Email: support@domain.com

'Srawung Sinema 1', Sambut Talenta Muda di Festival Literasi

Para sineas muda Purworejo berfoto bersama dengan Wabup Purworejo Dion Agasi Setiabudi. (Ari Sunandar/diswayjateng)

PURWOREJO — Rangkaian Festival Literasi Purworejo 2025 semakin hidup dengan digelarnya acara 'Srawung Sinema #1",Jumat (15/08/2025). Bertempat di Amphiteater Perpustakaan Umum Kabupaten Purworejo, acara kolaborasi antara Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dinpusip) serta Forum Film Purworejo ini dimulai pukul 18.30 WIB.


Acara menghadirkan pemutaran film sekaligus sesi diskusi. Beberapa karya sineas muda Purworejo yang ditayangkan antara lain, Gigih Anggayuh karya Irfan Yusuf tahun 2025, film fiksi berdurasi 3 menit yang sukses meraih Juara 1 FLS3N Kabupaten Purworejo.


Selain itu, turut diputar film dokumenter Soyar Maole karya Heri Kuswanto tahun 2025 berdurasi 15 menit, film fiksi Sutorenggos karya Irama Suka tahun 2025 dengan durasi 9 menit, serta film dokumenter Stand With Me karya Ahsa Sevano Z. tahun 2024 berdurasi 12 menit.


Kepala Dinpusip Purworejo, Stephanus Aan Isa Nugroho menyatakan, bahwa 'Srawung Sinema' menyediakan ruang kreatif penting bagi generasi muda, pelajar, mahasiswa, hingga komunitas lokal untuk menyalurkan ide serta bakat mereka.


"Saya menantang anak-anak sinema agar perpustakaan ini menjadi ruang kolaborasi dan edukasi," ujarnya, menekankan peran strategis lembaga literasi sebagai tempat penciptaan, bukan sekadar menyimpan.

Hadir pula Wakil Bupati Purworejo, Dion Agasi Setiabudi, yang memuji inisiatif ini sebagai sarana inspirasi, tidak sekadar hiburan. Ia khusus menyorot Soyar Maole, film dokumenter yang menampilkan pembacaan kitab dan rencananya, kitab tersebut akan dibukukan oleh pihak Dinpusip.


"Pemutaran film ini sangat menarik, salah satunya Soyar Maole. Pak Kadinas berencana membukukan kitab tersebut secara resmi," ungkapnya.


Dion menegaskan bahwa Perpustakaan Daerah Purworejo terbuka untuk semua lapisan masyarakat dan mendorong agar lebih banyak komunitas turut berkolaborasi dalam platform serupa.


Dari pihak Forum Film Purworejo, Heri Kuswanto menyampaikan rasa terima kasih kepada Dinpusip atas dukungan terhadap karya film lokal. Ia berharap 'Srawung Sinema' dapat berlanjut sebagai agenda tahunan untuk memperkuat ekosistem film di Purworejo.


"Kami berharap Srawung Sinema menjadi agenda rutin untuk memperkuat ekosistem perfilman di Purworejo," katanya.

Media Sosial

Facebook
Twitter
Instagram
Youtube