Logo Logo
About Us

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam.

Read More

Address: 301 The Greenhouse London,
E2 8DY UK

Phone: 820-885-3321

Email: support@domain.com

Diduga Mendahului Kendaraan, Bus Hiba Putra Adu Banteng dengan Motor di Loano, Satu Tewas

Sepeda motor yang adu banteng dengan bus telah diamankan pihak kepolisian resort Purworejo.

PURWOREJO — Kecelakaan maut kembali terjadi di jalur utama Purworejo–Magelang. Seorang pengendara sepeda motor tewas setelah terlibat tabrakan adu banteng dengan sebuah bus di Dusun Gembulan, Desa Loano, Kecamatan Loano, Sabtu (1/12/2025) sekitar pukul 04.50 WIB.


Korban diketahui bernama Yayuk Wulandari, warga Desa Penungkulan, Kecamatan Gebang. Ia menderita luka parah di kepala dan kaki kanan, dan meninggal dunia saat dalam perjalanan menuju RSUD dr. Tjitrowardojo Purworejo.


"Saya awalnya mendengar suara keras seperti ban pecah. Begitu dilihat, ternyata ada kecelakaan dan korban sudah tergeletak di jalan," tutur Herni, warga setempat yang pertama kali datang ke lokasi.


Kanit Gakkum Satlantas Polres Purworejo, Ipda Tukul Puji Puriyono, menjelaskan kecelakaan berawal ketika bus Hiba Putra bernomor polisi D 7919 AV yang dikemudikan Moch. Felbiyawan Nor (asal Ciamis) melaju dari arah Purworejo menuju Magelang.


"Bus mencoba mendahului kendaraan di depannya. Di saat bersamaan, sepeda motor Honda Vario AA 4317 EV dari arah berlawanan melintas. Tabrakan pun tak bisa dihindari," ungkap Ipda Tukul.


Benturan keras menyebabkan kedua kendaraan ringsek di bagian depan dan berhenti di tengah badan jalan. Korban segera dievakuasi oleh tim gabungan dari Polsek Loano, PMI Purworejo, dan tenaga medis Puskesmas Loano. Sayangnya, nyawa korban tidak tertolong.

Petugas PMI Pos Purworejo, Yuli Haryono, membenarkan bahwa ketika tim tiba di lokasi, korban sudah dalam kondisi tidak bernapas.


"Kami menerima laporan dari Puskesmas Loano, dan saat sampai, korban sudah henti napas dan henti nadi," ujarnya.


Polisi segera melakukan olah TKP dan memindahkan kendaraan yang terlibat untuk mencegah kemacetan di jalur utama Purworejo–Magelang kilometer 8.


Hingga kini, penyelidikan masih berlangsung untuk memastikan faktor penyebab utama kecelakaan. Ipda Tukul mengingatkan agar pengemudi lebih berhati-hati, terutama di musim hujan dengan kondisi jalan licin dan visibilitas terbatas.


"Keselamatan harus menjadi prioritas. Jangan pernah memaksakan kecepatan di jalan," tegasnya.


Ia juga menambahkan agar setiap keluarga memastikan kesiapan dan keterampilan anggota keluarganya sebelum mengendarai sepeda motor di jalan raya.

Media Sosial

Facebook
Twitter
Instagram
Youtube