Logo Logo
About Us

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam.

Read More

Address: 301 The Greenhouse London,
E2 8DY UK

Phone: 820-885-3321

Email: support@domain.com

Viral Aksi Heroik Seorang Bidan Arungi Sungai di Pasaman untuk Obati Pasiennya

TEGAL — Perjuangan Dona Lubis (46) dalam melaksanakan tugasnya sangat mengesankan.


Bidan ini mempertaruhkan nyawanya dengan berani menyeberangi derasnya Sungai Batang Pasaman, Sumatera Barat (Sumbar) untuk merawat pasien Tuberkulosis (Tb) di Kejorongan Sinuangon, Nagari (Desa) Cubadak Barat, Kecamatan Dua Koto, Kabupaten Pasaman.


Dona Lubis (46) saat dijumpai di Nagari Cubadak, Minggu (3/8), mengaku tidak memiliki pilihan lain selain menyeberangi sungai tersebut, karena jembatan penghubung kampung itu dalam keadaan putus pada Jumat (1/8) lalu.


Aksi heroik bidan tersebut langsung viral di berbagai platform media sosial. “Ada seorang pasien Tb yang harus diobati di Kejorongan Sinuangon. Namun dalam perjalanan, ternyata jembatannya putus. Terpaksa saya harus turun ke badan sungai melewati tebing yang curam dan menyeberangi arus sungai,” ungkap Dona, laman Koran Jakarta.


Dia menyatakan bahwa tidak dapat dipungkiri baju yang dikenakannya basah kuyup selama perjalanan menuju Kejorongan Sinuangon. “Baju kering di badan dalam perjalanan. Ini menjadi tantangan tersendiri bagi kami tenaga kesehatan dalam menyelamatkan nyawa masyarakat,” tambahnya.


Dona juga menyampaikan bahwa daerah Kejorongan Sinuangon dan Kejorongan Batang Kundur, Nagari Cubadak Barat merupakan daerah pedalaman terluar di Kecamatan Dua Koto, Pasaman.

Ia sangat mengapresiasi atas dukungan berbagai pihak yang telah memberikan support usai viral di media sosial. “Semoga ke depan jadi perhatian serius bersama agar pelayanan kesehatan tercapai dengan baik,” tutupnya.


Diketahui, jembatan penghubung Sungai Batang Pasaman yang merupakan satu-satunya akses transportasi ke Kejorongan Sinuangon dan Kejorongan Batang Kundur terputus pada Jumat (1/8) kemarin.


Dua kejorongan yaitu Kejorongan Batang Kundur sekitar 80 kepala keluarga dan Kejorongan Sinuangon 70 kepala keluarga saat ini terisolasi.


Jembatan berbahan kayu balok dan lantai papan itu kata warga setempat Sumarno membentang sepanjang 15 meter menyeberangi sungai menjadi urat nadi masyarakat setempat.


Wali Nagari (Kepala Desa) Cubadak Barat Kesria Novi mengatakan sudah turun ke lokasi kejadian untuk mengambil langkah cepat penanganan sementara jembatan darurat.


Kesria Novi juga mengaku sudah berkomunikasi dengan Pemkab Pasaman agar segera turut serta melakukan penanganan.

Media Sosial

Facebook
Twitter
Instagram
Youtube