KUDUS — Belasan atlet cabang olahraga (cabor) karate yang memperkuat squad Jawa Tengah siap bertarung di gelanggang Djarum Arena Kudus. Karateka Jateng mengincar juara umum dengan memborong semua medali di PON Bela Diri 2025.
Informasi ini diperoleh usai semua atlet Jateng dinyatakan lolos saat sesi timbang badan pada, Rabu 22 Oktober 2025. Tahapan penimbangan badan sebagai syarat wajib sebelum laga resmi dimulai.
Sebanyak 14 atlet dari Jawa Tengah dinyatakan lolos tanpa kendala saat tahap penimbangan berat badan itu.
Meski demikian, mereka tidak dapat berlaga di semua nomor pertandingan yang dilombakan akibat batasan aturan dari panitia pelaksana PON Bela Diri 2025.
Untuk diketahui, cabor karate bakal dipertandingkan di Djarum Arena Kaliputu, Kudus pada Kamis - Sabtu, 23–25 Oktober 2025. Persiapan Tim Karate Jateng pun makin solid.
"Persiapan tim kami berjalan optimal. Sejak 13 Oktober 2025, para atlet telah menjalani sentralisasi latihan di Kudus, " ujar Manajer Tim Karate Jateng, karate Jateng, Bayu Eka Erdiyan.
Bayu mengaku tahap pemusatan latihan (TC) dari KONI Jateng memang hanya dibatasi lima hari saja. Namun pihaknya memutuskan memperpanjang masa latihan dengan pendanaan mandiri dari Pengprov FORKI Jateng.
“Kita mulai sentralisasi sejak 13 Oktober. Sebenarnya jatah dari KONI hanya lima hari, tapi kami putuskan mulai lebih awal supaya persiapan lebih maksimal dengan biaya dari Pengprov,” terang Bayu kepada wartawan.
Bayu menyebut bahwa tim karate Jateng mengerahkan 14 atlet di perhelatan PON Bela Diri yang kali pertama digelar di Indonesia ini. Para atlet terdiri lima putra dan sembilan putri.
Namun sesuai aturan panitia, kata Bayu, maka setiap kontingen hanya boleh mengikuti maksimal 10 nomor pertandingan saja. Dalam PON kali ini jumlah total 15 nomor dipertandingkan.
“Ada pembatasan nomor, setiap kontingen hanya bisa turun di 10 nomor. Jadi kami harus melepas lima nomor lainnya,” tukas Bayu.
Selama bertarung di PON Bela Diri 2015, tim Jateng minimal mendapat satu medali emas, khususnya dari nomor kumite putri. Beberapa atlet Karate yang diunggulkan yakni Luvena Milano, Hera Irnandha, dan Hasna.
“Target kami sebenarnya bisa meraih medali di semua nomor, tapi realistisnya satu emas dari kumite putri,” ucap Bayu penuh percaya diri.
Menurut Bayu, sejumlah atlet putri unggulan Jateng itu sebelumnya juga sukses meraih juara saat Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (POMNAS) 2025. Mereka juga telah menjalani Training Center (TC) berkelanjutan sejak ajang tersebut berlangsung.
Bayu menambahkan, tim Karate Jateng tidak menurunkan atletnya di sejumlah nomor. Sebab mereka sedang fokus menjalani Pelatnas SEA Games. Salah satunya nomor kata perorangan putra.
Di nomor kata perorangan, tim Jateng sebelumnya diisi oleh Christopher Edbert. Namun ia absen di PON Bela Diri Kudus, sebab fokus menjalani pemusatan latihan nasional jelang SEA Games 2025 di Thailand.
“Untuk nomor kata perorangan putra sebenarnya memiliki peluang besar juga, namun Christo sedang di Pelatnas SEA Games, jadi kami tidak menurunkan tim lapis utama,” imbuh Bayu.
Bayu pun mengharapkan semua pertandingan karate di PON Beladiri 2025 berlangsung lancar dan aman. Selain itu, para atlet juga mampu menampilkan performa terbaik mereka.