Seorang pria asal Lampung berinisial A (56) nyaris menjadi sasaran amuk massa setelah tertangkap tangan mencuri dua tabung gas elpiji 3 kilogram di kawasan Jalan Pamugaran, Kelurahan Kadipiro, Kecamatan Banjarsari, Solo, pada Selasa 17 Juni 2025, dini hari.
Aksi pencurian tabung gas elpiji itu berlangsung sekitar pukul 02.30 WIB, saat warga yang tengah ronda malam memergoki pelaku berkeliling di sekitar rumah yang menjadi sasaran.
Gerak-gerik pelaku yang mencurigakan langsung mengundang perhatian dan laporan dari warga.
“Begitu mendapat laporan, Tim Sparta segera bergerak cepat menuju lokasi. Warga sudah mulai berkumpul dan mencoba mencari pelaku,” ujar Kasat Samapta Polresta Solo, Kompol Edi Sukamto.
Petugas melakukan pengejaran di sekitar lokasi dan berhasil menemukan pelaku pencurian tabung gas elpiji bersembunyi di semak-semak di halaman salah satu rumah.
Meski sempat berusaha melarikan diri, pelaku akhirnya tidak bisa menghindari kepungan warga dan polisi.
“Pelaku bersembunyi di semak-semak, tapi kami dan warga sudah mengepung lokasi. Dia akhirnya kami amankan tanpa perlawanan,” ungkap Edi.
Selain dua tabung gas elpiji 3 kilogram yang dicuri, petugas juga menemukan sepeda ontel yang digunakan pelaku untuk membawa barang curian.
Tidak hanya itu, sejumlah peralatan kejahatan seperti linggis, obeng, dan kunci T juga ditemukan dalam ransel pelaku.
“Pelaku membawa berbagai peralatan untuk memudahkan aksinya. Ini jelas sudah direncanakan,” lanjut Edi.
Dari keterangan warga, pelaku diketahui sudah beberapa hari sebelumnya terlihat mondar-mandir di sekitar lokasi, yang kemudian meningkatkan kewaspadaan masyarakat.
Kini, A telah diserahkan ke Satuan Reserse Kriminal Polresta Solo untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Polisi juga masih menyelidiki kemungkinan pelaku terlibat dalam pencurian serupa di tempat lain.
“Motif masih kami dalami, bisa saja pelaku sudah beberapa kali beraksi,” kata Edi.
Pihak kepolisian mengimbau agar warga terus meningkatkan kewaspadaan dan segera melaporkan aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar.
Kepolisian juga menegaskan pentingnya patroli malam untuk mencegah aksi kriminalitas.
“Warga harus terus aktif dalam menjaga keamanan. Jangan segan melapor jika ada yang mencurigakan,” pungkas Edi.