SALATIGA — Ketua DPRD Salatiga Dance Ishak Palit mengingatkan jika Kebaya jangan cuma sebagai fashion semata tapi juga bagian dari kepribadian.
Harapan ini disampaikan Dance Ishak Palit saat menghadiri sekaligus membuka gelaran Sosialisasi Kebaya Nusantara di Gedung Mini Theater, Komplek DPRD Salatiga, Rabu 6 Agustus 2025.
Kegiatan Sosialisasi Kebaya Nusantara diinisiasi Persatuan Istri-istri Wakil Rakyat DPRD (Perswari) Kota Salatiga itu, juga bekerjasama dengan Kebaya Foundation.
Sebagai informasi, Tuti Nuswandari Roosdiono adalah pendiri Foundation Kebaya Indonesia yang memperjuangkan kebaya sebagai warisan budaya sangat menginspirasi perempuan Indonesia.
Hadir sebagai peserta sosialisasi dimotori istri Ketua DPRD Salatiga Maidy DDC Dance Ishak Palit Tumengkol Sth, seluruh istri anggota DPRD Salatiga tergabung dalam Perswari Kota Salatiga.
Hadir juga Persit Kartika Chandra Kirana Korem 073 Makutarama, Bhayangkari Salatiga, Persit Kartika Chandra Kirana Kodim 0714 Salatiga, Wanita Berkebaya Indonesia dan Wanita Bersanggul Indonesia. Serta, sejumlah organisasi wanita Indonesia di Salatiga.
Dance menyampaikan jika nilai-nilai keanggunan dan kelembutan seorang perumnas.
"Busana ini bukan sekadar berhubungan dengan tren tapi juga kepribadian," kata Dance.
Ia mengungkapkan, berkebaya menunjukkan tentang kepribadian perempuan Indonesia. Dan Kebaya Indonesia sekarang sudah diterima dan dapat pengakuan UNESCO sebagai warisan budaya benda.
Sementara, Ketua Persatuan Istri-istri Wakil Rakyat DPRD Kota Salatiga Meidy DDC Dance Ishak Palit Tumengkol Sth mengajak perempuan memperkenalkan ragam macam kebaya Nusantara dalam berbagai event.
"Kebaya itu identik dengan Sanggul. Makanya hari ini juga kita bersama Wanita Bersanggul Indonesia Cabang Salatiga akan memperkenalkan ragam macam sanggul Nusantara untuk melengkapi busana kebaya Nusantara," terang Meidy.
Di tempat yang sama, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan KB (DP3AKB) drg. Yulia Kristiyany membacakan sambutan Wakil Wali Kota Salatiga Nina Agustin menyambut baik dan menyampaikan apresiasi kepada Periswara DPRD Kota Salatiga yang telah menginisiasi kegiatan Sosialisasi Kebaya Nusantara.
Wawali mengaku merasa bangga dan bahagia bersama kaum hawa menjadi gardah terdepan pelestarian budaya bangsa berupa kebaya, yang merupakan busana bukan hanya indah namun juga syarat nilai sejarah dan identitas budaya bangsa.
"Budaya bukan hanya sekedar busana tapi simbol keberanian terhadap budayanya. Budaya juga menjadi bagian dari gaya hidup masa kini masa depan," ungkap Nina.
Dina Hartoko Ketua Kebaya Foundation di Salatiga menyampaikan bangganya menjadi wanita yang memiliki kesempatan untuk berdandan cantik seperti hari ini bisa menggunakan kebaya sebagai simbol dan identitas Indonesia.
Dan yang paling penting, Dina Hartoko menyebut semakin banyak organisasi atau komunitas menggerakkan sekaligus mencintai kebaya sebagai budaya.