SEMARANG — Semarang pagi itu berbeda. Deru sepatu para pelari Fun Run 5K dan Fun Walk 2,5K berbaur dengan tawa peserta berkostum unik—ada yang berdandan seperti superhero, ada pula yang tampil ala karakter kartun. Begitulah cara Polytron membuka perayaan 50 tahunnya: bukan lewat seremoni kaku di gedung megah, melainkan festival terbuka yang mengajak masyarakat ikut bersukacita.
Matahari bahkan terasa lebih ramah, seolah ikut merayakan semangat kebersamaan yang memadati Parking Lot Gajah Mada Plaza.
Polytron Fest 50th Anniversary pada 4–5 Oktober 2025 menjelma menjadi ruang pertemuan antara teknologi, hiburan, olahraga, dan gaya hidup dalam satu atmosfer kebersamaan.
Mengusung tema “Always On, Made For You”, Polytron ingin menunjukkan bahwa mereka bukan sekadar produsen elektronik, tetapi bagian dari keseharian keluarga Indonesia.
“Konsep ini mencerminkan komitmen kami untuk selalu hadir dan paling mengerti konsumen Indonesia.
Karena itu, di sini lengkap, ada area test drive mobil dan motor listrik, produk elektronik, sampai karaoke box,” ujar Diantika, General Manager Corporate Communication Polytron.
Malam Memuncak: Musik, Lampu, dan Kejutan Hadiah
Saat senja turun, suasana berubah semakin eksplosif. Lampu panggung menyala, dan suara ribuan pengunjung bersorak menyambut musisi idola mereka.
ANJI membuka konser dengan lagu andalannya yang langsung membuat penonton bernyanyi bersama. Tak berhenti sampai di situ, Ndarboy Genk membawa nuansa dangdut koplo yang membuat seluruh area bergoyang tanpa jeda.
Namun bukan Polytron namanya jika tidak membawa kejutan. Flash sale tiba-tiba diumumkan di tengah konser—harga elektronik dipangkas besar-besaran hanya dalam hitungan menit.
Belum lagi doorprize senilai jutaan rupiah yang membuat pengunjung meneriakkan nomor undiannya dengan harap-harap cemas.
Lebih dari Sekadar Pesta Ulang Tahun
Polytron Fest bukan hanya perayaan nostalgia 50 tahun perjalanan sebuah merek.
Ini adalah pernyataan: bahwa teknologi bisa bersahabat, hiburan bisa menyatukan, dan sebuah perusahaan bisa tumbuh tanpa kehilangan kedekatannya dengan masyarakat.
Dari ruang tamu hingga dapur, dari televisi zaman orang tua hingga laptop canggih seperti LUXIA yang kini bisa dipersonalisasi sesuai karakter pengguna — Polytron hadir di berbagai babak kehidupan keluarga Indonesia.
Bagi para pekerja, ada Luxia Pro Ultra yang tangguh. Untuk para kreator, Luxia Pro i5 siap menopang ide liar. Dan mahasiswa aktif? Luxia i3 jadi teman belajar sekaligus gaya hidup.
Dari Kudus ke Nusantara, Misi 50 Tahun Belum Selesai
Berawal dari Kudus pada 1975, Polytron tumbuh bersama masyarakat Jawa Tengah, dan kini menjangkau seluruh Indonesia.
Lewat kampanye “Always On for Indonesia”, mereka ingin terus menjadi bagian dari setiap tawa, gerak, dan momen penting keluarga Indonesia.
Dan jika Polytron Fest ini adalah gambaran masa depan mereka, satu hal pasti: perjalanan 50 tahun bukanlah akhir, melainkan pemanasan untuk babak berikutnya.