BATANG — Polisi menahan sopir bus PO Haryanto yang terlibat kecelakaan maut di KM 354B Tol Semarang–Batang, yang menewaskan 3 orang.
Kasatlantas Polres Batang, AKP Eka Hendra Ardyansah, menjelaskan bahwa dari hasil pemeriksaan sementara, kecelakaan terjadi akibat kelalaian pengemudi saat kondisi hujan deras.
“Eh baik, jadi benar, pada malam tadi, tepatnya hari Minggu tanggal 26 Oktober 2025, kami menerima informasi telah terjadi kecelakaan lalu lintas sekira pukul 22.35, tepatnya di KM 354 B jalur Semarang–Batang,” ujar AKP Eka Hendra, Senin 27 Oktober 2025.
Menurut Eka Hendra, hasil penyelidikan dari keterangan sopir, kernet, dan saksi di lokasi, mengarah pada adanya unsur kelalaian manusia (human error).
“Dari hasil penyelidikan hingga saat ini yang kami himpun, terdapat kelalaian dari pengemudi. Pada posisi hujan lebat, kendaraan tidak bisa dikontrol dan akhirnya menabrak pembatas jalan,” jelasnya.
Kecelakaan tersebut menyebabkan tiga korban meninggal dunia, 20 orang luka ringan, dan 12 orang selamat.
“Untuk jumlah korban yang ter-update hingga saat ini terpantau meninggal dunia tiga orang, kemudian luka ringan terdapat 20 orang, dan yang selamat itu terdapat 12,” ujar Kasatlantas.
Dua dari tiga korban meninggal dunia sudah teridentifikasi sebagai ibu dan anak asal Kabupaten Pati, Jawa Tengah.
“Dari korban meninggal dunia tiga orang, terdapat dua yang sudah teridentifikasi, di mana dua orang tersebut satu keluarga, ibu dan anak. Kemudian satu masih pendalaman karena kita belum menemukan identitas,” kata Eka Hendra.
Satu korban lainnya hingga kini masih dalam proses identifikasi oleh tim DVI.
Sementara itu, seluruh korban luka sudah mendapat perawatan di rumah sakit terdekat, termasuk sopir bus yang selamat.